AGAM

Jelang Ramadhan, Pemkab Agam Optimalkan Gotong Royong Bersihkan Sisa Banjir Bandang

0
×

Jelang Ramadhan, Pemkab Agam Optimalkan Gotong Royong Bersihkan Sisa Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini
Bupati Agam Benni Warlis. Dok Antara/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Bupati Agam, Sumatera Barat, Benni Warlis, menyatakan pemerintah daerah akan mengoptimalkan gotong royong bersama masyarakat untuk membersihkan sisa material banjir bandang dan tanah longsor menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

“Saat ini kami memaksimalkan gotong royong di setiap nagari terdampak bencana agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan tenang,” kata Benni Warlis di Kabupaten Agam, Rabu.

Untuk permukiman warga yang masih tertimbun lumpur, batu-batuan, dan kayu gelondongan, pemerintah daerah akan mengerahkan alat berat seperti ekskavator agar proses pembersihan berjalan lebih cepat dan efektif.

“Warga yang membutuhkan alat berat akan kita bantu agar pembersihan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Bupati menargetkan seluruh penyintas banjir bandang di Kecamatan Palembayan dan Malalak sudah menempati hunian sementara (huntara) sebelum memasuki bulan puasa.

“Target kita, seluruh penyintas sudah berada di huntara menjelang Ramadhan agar mereka bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan tenang,” katanya.

Di saat yang bersamaan, pemerintah daerah juga mempercepat pembersihan dan perbaikan masjid serta musala yang terdampak bencana, khususnya rumah ibadah yang masih memungkinkan digunakan dan berada di zona hijau.

Sementara itu, rumah ibadah yang mengalami kerusakan berat dan berada di zona merah dipastikan tidak digunakan sebagai sarana ibadah selama bulan suci Ramadhan.

“Ada satu masjid di daerah Sungai Batang yang terdampak cukup parah dan tidak memungkinkan lagi untuk digunakan,” ujar Benni Warlis.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pemerintah pusat akan memprioritaskan pemulihan akses air bersih di wilayah terdampak bencana di Sumatera menjelang Ramadhan.

“Ada dua fokus utama menjelang bulan suci Ramadhan, yakni memastikan arus logistik tidak terputus dan layanan air bersih,” kata Dody Hanggodo.

Menurutnya, pemulihan layanan air bersih menjadi prioritas mengingat kurang dari satu bulan lagi umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa. Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan pendataan terhadap masjid dan musala yang masih mengalami kendala akses air bersih pascabencana banjir bandang. (rdr/ant)