PADANG PARIAMAN

605 UMKM Terdampak Bencana di Padang Pariaman Diverifikasi untuk Terima Bantuan

1
×

605 UMKM Terdampak Bencana di Padang Pariaman Diverifikasi untuk Terima Bantuan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi UMKM. (antara)

PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, tengah memverifikasi 605 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 untuk menerima bantuan usaha.

Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Padang Pariaman, Hendri Satria, mengatakan berdasarkan data Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) terdapat 388 pelaku UMKM yang terdampak bencana di daerah tersebut.

“Berdasarkan data R3P, ada 388 pelaku UMKM di Padang Pariaman yang terdampak,” kata Hendri di Parit Malintang, Selasa.

Ia menjelaskan Pemkab Padang Pariaman telah menyebarkan kuesioner kepada para pelaku UMKM terdampak untuk mengidentifikasi rencana usaha yang akan dijalankan apabila menerima bantuan pemerintah, apakah melanjutkan usaha sebelumnya atau membuka usaha baru.

Dalam perkembangannya, lanjut Hendri, Pemkab Padang Pariaman juga membuka peluang bagi petani yang lahannya mengalami kerusakan berat akibat bencana dan kehilangan mata pencaharian untuk memperoleh bantuan melalui sektor UMKM.

“Karena itu jumlah pelaku usaha yang mengisi kuesioner bertambah menjadi 605,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemkab Padang Pariaman berencana menyalurkan bantuan usaha kepada pelaku UMKM terdampak dan petani yang kehilangan mata pencaharian dengan memanfaatkan dana bantuan dari Komisi II dan mitra kerja sebesar Rp500 juta.

“Karena jumlah pendaftar cukup banyak, maka kami lakukan verifikasi lapangan. Dalam beberapa hari ke depan proses verifikasi ini ditargetkan selesai,” tambah Hendri. (rdr/ant)