PARIAMAN

Usai Banjir, Pemko Pariaman Rencanakan Bangun Drainase Menuju Pantai Gondoriah

0
×

Usai Banjir, Pemko Pariaman Rencanakan Bangun Drainase Menuju Pantai Gondoriah

Sebarkan artikel ini
Pemko Pariaman melakukan sosialisasi pembangunan drainase jalan pascabanjir di tiga kelurahan. (Foto: Ist)

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR) Kota Pariaman menggelar rapat bersama masyarakat guna mensosialisasikan rencana pembangunan drainase jalan pascabanjir di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Pasir, Lohong, dan Karan Aur, Senin (26/1/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut penanganan dampak banjir yang sebelumnya melanda kawasan tersebut. Dalam pertemuan itu, disampaikan rencana pembangunan drainase jalan dengan lebar 1,5 meter di sisi kanan jalan dari arah Karan Aur menuju Pantai Gondoriah, dengan panjang penanganan mencapai sekitar 1,5 kilometer.

Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi sangat penting dilakukan sebelum pelaksanaan fisik pembangunan dimulai.

“Untuk itu memang perlu dilakukan sosialisasi, baik kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), ninik mamak, cadiak pandai, maupun masyarakat. Sebab, di sepanjang jalan tersebut terdapat bangunan dan aktivitas warga yang berpotensi terdampak selama proses pembangunan,” ujar Afrizal.

Dari sisi anggaran, Afrizal menjelaskan estimasi biaya pembangunan drainase jalan tersebut mencapai sekitar Rp2 miliar yang bersumber dari Dana Bantuan Presiden (Banpres). Saat ini, pemerintah masih berada pada tahap koordinasi, sosialisasi, serta perencanaan teknis.

“Untuk pelaksanaan fisiknya diperkirakan akan dimulai setelah Lebaran, setelah seluruh proses perencanaan dan sosialisasi selesai,” tambahnya.

Melalui pembangunan drainase ini, Pemerintah Kota Pariaman berharap dapat mengurangi dampak banjir yang kerap terjadi di tiga kelurahan tersebut.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat setempat agar proses sosialisasi dan pembangunan dapat berjalan lancar, sehingga tujuan utama pembangunan ini untuk mengatasi dampak banjir bisa tercapai,” tutup Afrizal. (rdr/rudi)