SUMBAR

Polda Sumbar Turunkan Tim Khusus Selidiki Kecelakaan Maut Padang–Bukittinggi

0
×

Polda Sumbar Turunkan Tim Khusus Selidiki Kecelakaan Maut Padang–Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan beruntun di depan Masjid Nurul Ikhlas, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. (Foto: Antara)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengerahkan Tim khusus Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menyelidiki kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Padang–Bukittinggi, tepatnya di Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin (26/1/2026).

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan proses penyelidikan kecelakaan tersebut dibantu Tim TAA dari Ditlantas Polda Sumbar dan Korlantas Mabes Polri.

“Proses penyelidikan dibantu oleh Tim TAA dari Ditlantas Polda Sumbar dan Korlantas Mabes Polri,” kata Reza di Padang, Selasa (27/1).

Ia menjelaskan, pengerahan Tim TAA dilakukan guna memastikan penyelidikan terhadap kecelakaan yang merenggut lima korban jiwa itu berjalan maksimal dan objektif. Tim TAA dilengkapi peralatan elektronik modern untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara digital dan menyeluruh.

Melalui pendekatan ilmiah dan analisis forensik lalu lintas, tim TAA diharapkan mampu merekonstruksi peristiwa kecelakaan secara akurat serta mengungkap faktor penyebab kecelakaan, baik dari aspek teknis kendaraan, kondisi jalan, maupun unsur kelalaian manusia.

“Nantinya Tim TAA akan membuat simulasi kejadian kecelakaan lalu lintas di lokasi berdasarkan data, fakta, dan barang bukti yang telah dihimpun,” jelasnya.

Reza menegaskan, keterlibatan Tim TAA bersifat membantu penanganan hukum yang dilakukan oleh Satlantas Polres Padang Panjang.

“Proses hukum tetap dilakukan oleh Satlantas Polres Padang Panjang. Sementara Polda Sumbar dan Korlantas Mabes Polri melakukan supervisi dan asistensi,” ujarnya.

Diketahui, kecelakaan beruntun tersebut terjadi di Jalan Raya Padang Panjang–Bukittinggi, tepatnya di depan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas.

Insiden itu melibatkan satu unit truk trailer, satu unit truk box, dan kendaraan roda dua. Akibat kecelakaan tersebut, lima orang meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Data Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kota Padang Panjang mencatat, tiga korban meninggal dunia dirawat di RSUD Padang Panjang dan dua korban lainnya di RS Yarsi Padang Panjang.

Sementara itu, usai kejadian pada Senin (26/1), Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin juga dilaporkan telah meninjau langsung lokasi kecelakaan serta menjenguk para korban yang dirawat di rumah sakit. (rdr/ant)