AGAM

Tersesat saat Lihat Lokasi Banjir Bandang di Sungai Batang Agam, Tujuh Pemuda Berhasil Dievakuasi

12
×

Tersesat saat Lihat Lokasi Banjir Bandang di Sungai Batang Agam, Tujuh Pemuda Berhasil Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Basarnas. (Ist)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Tim SAR gabungan berhasil menemukan tujuh pemuda yang dilaporkan hilang saat melihat lokasi hulu Sungai Rangeh, kawasan terdampak banjir bandang di Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (25/1) malam.

Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Atta Priyono, mengatakan proses pencarian melibatkan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, PMI, serta masyarakat setempat.

“Ada puluhan personel yang terlibat dalam pencarian tujuh pemuda tersebut. Proses evakuasi dilakukan pada malam hari,” kata Atta di Lubuk Basung, Minggu.

Ketujuh pemuda yang ditemukan selamat tersebut masing-masing bernama Fahri, Fakhri, Rifal, Bima, Andika, Farel, dan Romi. Mereka hanya mengalami kelelahan setelah sempat tersesat di kawasan hutan.

“Korban ditemukan dalam kondisi selamat dan selanjutnya dievakuasi menggunakan alat penerangan dari lokasi penemuan menuju permukiman warga,” ujarnya.

Atta menjelaskan, para pemuda itu pergi ke lokasi hulu Sungai Rangeh yang sebelumnya menjadi titik terjadinya banjir bandang pada akhir November 2025, Minggu sore. Namun, saat hendak kembali, mereka tidak menemukan jalan pulang dan sempat berputar-putar di dalam hutan.

Dalam kondisi tersebut, para korban berhasil menghubungi keluarga melalui telepon seluler dan berinisiatif membuat api unggun sebagai penanda lokasi agar mudah ditemukan oleh tim SAR.

“Tim SAR gabungan akhirnya menemukan sumber api unggun yang dibuat korban dengan jarak sekitar 1,1 kilometer dari titik pencarian,” kata Atta. (rdr/ant)