PAINAN, RADARSUMBAR.COM – Tokoh masyarakat Nagari Ngalau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Ronal Pangestu, mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, terkait rencana pembangunan kembali jembatan yang hanyut akibat banjir.
Menurut Ronal, keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, baik dari sisi ekonomi maupun akses pendidikan bagi generasi penerus.
“Jembatan itu merupakan satu-satunya akses masyarakat Ngalau Gadang. Tanpa jembatan, seluruh aktivitas warga lumpuh,” ungkap Ronal di Painan, Minggu (25/1/2026).
Banjir dan tanah longsor akibat tingginya curah hujan melanda Kabupaten Pesisir Selatan pada 23 November 2025. Bencana hidrometeorologi tersebut berdampak pada 13 kecamatan dari total 15 kecamatan yang ada.
Kecamatan IV Nagari Bayang Utara menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya dua unit rumah ambruk, sejumlah kendaraan bermotor tertimbun material longsor, serta putusnya jembatan penghubung Nagari Ngalau Gadang dengan wilayah lain.
Akibat putusnya jembatan tersebut, ribuan warga sempat terisolasi dan berbagai aktivitas masyarakat terhambat.
Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pesisir Selatan, Fahrezi Eka Siska, memastikan pembangunan kembali jembatan Ngalau Gadang akan dimulai pada tahun 2025.
“Pembangunan jembatan ini menjadi skala prioritas karena merupakan urat nadi perekonomian masyarakat setempat,” katanya.
Eka menjelaskan, jembatan akan dibangun menggunakan konstruksi Aramco dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2025.
Saat ini, pihaknya bersama TNI, Polri, serta masyarakat setempat terus melakukan pembersihan material longsor guna memperlancar akses dan pasokan logistik pembangunan jembatan.
Selain jembatan Ngalau Gadang, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga melakukan perbaikan terhadap sejumlah jembatan dan ruas jalan di kecamatan lainnya, termasuk jalan Pasar Baru Bayang dan jembatan Kampung Hulu, Kecamatan Lunang Silaut.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berkomitmen menyediakan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan yang andal guna memastikan kelancaran pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pascabencana. (rdr/teddy)






