AGAM

TNI Bantu Penyintas Bencana di Huntara Kayu Pasak dengan Air Minum Siap Konsumsi

0
×

TNI Bantu Penyintas Bencana di Huntara Kayu Pasak dengan Air Minum Siap Konsumsi

Sebarkan artikel ini
Penanggungjawab Unit Operator Reverse Osmosis Detasemen Zeni Tempur 3/Agni Tirta Dharma (Denzipur 3/ATD) Kodam Jaya Prada Muhammad Husein sedang mengoperasikan penyulingan air di Lapangan Sepak Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu 24 Januari 2026. Dok ANTARA/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyediakan air siap minum bagi penyintas bencana yang menempati hunian sementara (huntara) di Lapangan Sepak Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Penanggung jawab Unit Operator Reverse Osmosis Detasemen Zeni Tempur 3/Agni Tirta Dharma (Denzipur 3/ATD) Kodam Jaya, Prada Muhammad Husein, mengatakan TNI mengerahkan kendaraan khusus reverse osmosis untuk memenuhi kebutuhan air siap minum bagi penyintas bencana serta para pekerja pembangunan hunian sementara di lokasi tersebut.

“Kami sudah dua minggu menyediakan air siap minum bagi penyintas dan pekerja pembangunan hunian sementara di sini,” kata Muhammad Husein di Lubuk Basung, Sabtu.

Ia menjelaskan, setiap hari unit reverse osmosis tersebut memproduksi sekitar 230 liter air siap minum, yang diolah dari 500 liter air baku, untuk memenuhi kebutuhan penyintas yang menempati 117 unit hunian sementara.

Mobil reverse osmosis tersebut menyediakan air dalam tiga pilihan, yakni air panas, air dingin, dan air netral, serta dilengkapi fasilitas pengisian air menggunakan galon.

“Paling banyak penyintas dan pekerja mengambil air panas dan air netral,” ujarnya.

Sebelumnya, unit reverse osmosis TNI juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan air siap minum bagi warga terdampak bencana di Alahan Anggang, Jorong Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.

“Mobil reverse osmosis ini sudah sekitar dua bulan menyediakan kebutuhan air siap minum bagi penyintas bencana di Palembayan, Kabupaten Agam,” katanya.

Reverse osmosis merupakan teknologi pemurnian air yang mampu menyaring berbagai kontaminan seperti mineral, bakteri, virus, serta zat terlarut lainnya, sehingga menghasilkan air dengan tingkat kemurnian tinggi.

Teknologi ini banyak digunakan untuk pengolahan air minum, desalinasi air laut, hingga kebutuhan rumah tangga dan industri karena kemampuannya menghilangkan hampir seluruh kotoran dalam air. (rdr/ant)