BOLA, RADARSUMBAR.COM — Semen Padang FC (SPFC) berhasil mencuri satu poin penting saat bertandang ke markas Bali United pada lanjutan Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1/2026).
Laga berlangsung sengit dan penuh drama, dengan skor akhir imbang 3–3. Hasil tersebut mendapat apresiasi langsung dari Penasehat Semen Padang FC, Andre Rosiade.
Ia menilai pencapaian ini sangat berarti, mengingat dalam 10 tahun terakhir Kabau Sirah tak pernah meraih poin saat bermain di kandang Bali United.
“Alhamdulillah, setelah 10 tahun tidak pernah mendapatkan poin melawan Bali United di kandang mereka, pada pertandingan kali ini kami akhirnya mampu merebut poin,” tulis Andre Rosiade melalui akun Instagram pribadinya, @andre_rosiade.
Andre menyebut hasil imbang tersebut sebagai bukti kerja keras, semangat juang, serta mental luar biasa yang ditunjukkan seluruh pemain Semen Padang FC hingga peluit akhir pertandingan.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim, Andre Rosiade memberikan bonus sebesar Rp100 juta kepada para pemain.
“Terima kasih kepada seluruh pemain Semen Padang FC yang telah berjuang tanpa lelah hingga peluit akhir. Sebagai bentuk apresiasi, saya memberikan bonus sebesar Rp100 juta atas perjuangan luar biasa di laga ini,” lanjutnya.
Pada pertandingan tersebut, anak asuhan Dejan Antonic ini tampil berani sejak menit awal. Tekanan agresif tim tamu membuahkan hasil cepat lewat gol Meneses pada menit kelima melalui sepakan voli.
Keunggulan Kabau Sirah bertambah sepuluh menit kemudian setelah Jamie Giraldo sukses menanduk bola dan menggandakan keunggulan.
Unggul dua gol membuat Semen Padang semakin percaya diri dan beberapa kali merepotkan lini pertahanan Bali United. Bahkan, dua gol tambahan Kabau Sirah sempat dianulir wasit dalam laga yang berjalan terbuka.
Memasuki babak kedua, Bali United meningkatkan intensitas serangan. Jens Raven memperkecil ketertinggalan pada menit ke-54, sebelum Mustafic menyamakan skor melalui tembakan keras dari luar kotak penalti 15 menit berselang.
Bali United sempat berbalik unggul pada menit ke-75 lewat gol Goppel. Namun, tim tamu menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Empat menit kemudian, Ripal Wahyudi melepaskan tembakan keras yang mengubah skor kembali imbang 3–3.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Semen Padang FC pun membawa pulang satu poin berharga dari laga tandang yang berjalan ketat dan penuh drama.
Tambahan satu poin tersebut belum mengangkat tim Kabau Sirah dari zona degradasi. Kabau Sirah masih menempati peringkat ke-16 klasemen Super League dengan koleksi 11 poin dari 18 pertandingan.
Meski demikian, hasil imbang di markas Bali United menjadi sinyal positif kebangkitan Semen Padang FC dalam persaingan liga musim ini. (rdr)






