BERITA

Prabowo Harap Perdamaian Gaza Usai Indonesia Gabung Dewan Perdamaian

0
×

Prabowo Harap Perdamaian Gaza Usai Indonesia Gabung Dewan Perdamaian

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto (ANTARA/Aditya Pradanna Putra)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan harapannya bagi rakyat Palestina di Gaza setelah Indonesia resmi bergabung sebagai anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace), sebuah inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump.

Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza digelar oleh Presiden Trump di Congress Hall, lokasi penyelenggaraan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis siang.

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo turut menandatangani Piagam Dewan Perdamaian bersama Presiden Trump, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán, serta sejumlah pemimpin negara lainnya.

“Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ujar Presiden Prabowo kepada wartawan seusai menghadiri acara peluncuran Dewan Perdamaian di Davos, Kamis.

Presiden Prabowo menyatakan, kondisi kemanusiaan di Gaza mulai menunjukkan perbaikan dengan berkurangnya penderitaan warga serta meningkatnya arus bantuan internasional.

“Yang jelas, penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu deras masuk. Saya sangat berharap, dan Indonesia siap ikut serta,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian merupakan pihak-pihak yang memiliki komitmen untuk membantu rakyat Palestina sekaligus mendorong terwujudnya perdamaian di Gaza.

“Siapa yang ingin perdamaian di situ, siapa yang ingin membantu rakyat Gaza dan rakyat Palestina, ada di dewan tersebut,” ujarnya.

Selain Indonesia, sejumlah negara yang turut menandatangani Piagam Dewan Perdamaian antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Yordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), dan Uzbekistan.

Acara peluncuran diawali dengan sambutan Presiden Trump yang menjelaskan latar belakang dan tujuan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza. Setelah itu, penandatanganan piagam dilakukan sebagai tanda resmi berdirinya organisasi tersebut.

Selanjutnya, dua pejabat Amerika Serikat memaparkan rencana pemulihan Gaza, termasuk gagasan menjadikan wilayah tersebut sebagai pusat kegiatan bisnis, dengan janji penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan bagi rakyat Palestina.

Presiden Trump kemudian menutup acara dengan pidato singkat. Saat meninggalkan panggung, Trump sempat menyalami Presiden Prabowo, dan keduanya terlihat berbincang singkat. (rdr/ant)