PADANG, RADARSUMBAR.COM – Dukungan terhadap penertiban tambang ilegal di Sumatera Barat terus menguat. Kalangan perantau Minang menyatakan sikap tegas mendukung langkah Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Kapolda Sumbar dalam memberantas tambang liar yang dinilai telah lama merusak lingkungan dan merampas hak masyarakat lokal.
Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo, menilai Andre Rosiade konsisten menggunakan peran politiknya di tingkat nasional untuk mendorong aparat penegak hukum bertindak tegas. Ia juga mengapresiasi Polda Sumbar yang dinilai cepat merespons laporan masyarakat dan tidak ragu menindak aktivitas tambang ilegal.
Menurut Braditi, persoalan tambang liar tidak bisa lagi ditoleransi karena berdampak langsung pada kerusakan lingkungan dan meningkatnya risiko bencana di Sumatera Barat. Karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap pihak-pihak yang diduga membekingi tambang ilegal demi keuntungan pribadi.
Perantau Minang, lanjutnya, mendukung kebijakan pemerintah membuka ruang tambang rakyat, namun harus berjalan sesuai aturan dan prinsip keberlanjutan. Tambang ilegal justru menjadi ancaman serius karena hanya menguntungkan cukong, sementara masyarakat menanggung dampak sosial dan ekologis.
Sejalan dengan sikap perantau, Andre Rosiade menegaskan penertiban tambang ilegal merupakan bagian dari agenda nasional pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk menata ulang sektor pertambangan agar legal, adil, dan berpihak kepada rakyat. Ia menekankan bahwa negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang merusak lingkungan.
Andre menyebutkan, pascapenertiban, dampak positif mulai dirasakan warga, seperti membaiknya kualitas air sungai dan berkurangnya penyalahgunaan BBM subsidi. Hal ini menjadi bukti bahwa tambang liar bukan solusi ekonomi bagi rakyat.
Sebagai langkah strategis, Andre memastikan percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar masyarakat dapat menambang secara legal dan berkelanjutan. Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta menegaskan komitmen kepolisian untuk memastikan Sumatera Barat bersih dari tambang ilegal. (rdr)






