SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Turnamen Domino Barangin III kembali digelar di Kedai Barangin, Jalan 32, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Turnamen ini telah rutin diselenggarakan selama tiga tahun berturut-turut dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta tersebut melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anggota Polres Pasaman Barat, pejabat Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, hingga masyarakat umum. Turnamen ini bertujuan menghapus stigma negatif terhadap permainan domino serta mengenalkannya sebagai olahraga prestasi dan intelektual.
Seiring perkembangan terbaru pada periode 2025–2026, permainan rakyat domino atau gaple telah resmi bertransformasi menjadi cabang olahraga profesional di Indonesia melalui deklarasi Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia (PB ORADO), yang mendapat dukungan langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Penyelenggaraan Turnamen Domino Barangin III pun mendapat sorotan dan apresiasi dari masyarakat Pasaman Barat.
“Kami berharap ke depan Pemerintah Daerah Pasaman Barat terus mendukung kegiatan seperti ini. Minimal bisa diselenggarakan di setiap nagari,” ujar Ujang, warga Pasaman Barat, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, keberadaan turnamen domino di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan positif.
“Semoga dengan adanya permainan domino ini bisa mengurangi aktivitas permainan negatif lainnya di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pasaman Andre Arpandi menyampaikan bahwa Turnamen Domino Barangin III tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
“Salah satu tujuan turnamen ini adalah menghapus stigma negatif domino sebagai permainan warung kopi dan menjadikannya olahraga intelektual yang sejajar dengan catur atau bridge,” kata Andre.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang di wilayah Kecamatan Pasaman.
“Saya sangat mengapresiasi turnamen ini. Ke depan, saya berharap masyarakat yang memiliki hobi domino dapat menyelenggarakan turnamen serupa agar olahraga domino semakin diminati masyarakat luas,” pungkasnya. (rdr/dedi)






