BERITA

Andre Rosiade Umumkan Pulang Basamo 2026, Mudik Gratis Berangkat Dua Gelombang pada Maret

13
×

Andre Rosiade Umumkan Pulang Basamo 2026, Mudik Gratis Berangkat Dua Gelombang pada Maret

Sebarkan artikel ini
Program Pulang Basamo 2026 dilaksanakan dalam dua gelombang keberangkatan. (Foto: Tim AR)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, resmi mengumumkan jadwal pelaksanaan program Pulang Basamo 2026, program mudik gratis bagi perantau Minangkabau agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Informasi tersebut disampaikan Andre Rosiade melalui pesan yang dibagikannya di salah satu grup WhatsApp, Kamis (15/1/2026). Dalam pesannya, Andre menjelaskan bahwa Pulang Basamo 2026 akan dilaksanakan dalam dua gelombang keberangkatan.

“Keberangkatan pertama akan dilaksanakan pada 8 Maret 2026, dan keberangkatan kedua pada 15 Maret 2026. Dua momen spesial untuk kembali merajut silaturahmi dan merasakan hangatnya tanah kelahiran,” ujar Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Baca Juga  Jasad Balita Korban Kecelakaan Kapal di Batam Ditemukan usai Hilang 5 Hari

Andre menegaskan, program Pulang Basamo 2026 sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya apa pun. Ia memastikan seluruh peserta dapat mengikuti program ini tanpa beban biaya perjalanan.

“Yang paling penting, program ini gratis alias perai. Jadi manfaatkan kesempatan ini, ajak keluarga dan kerabat, dan mari bersama-sama pulang dengan penuh kebahagiaan melalui Pulang Basamo 2026,” sebut Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Program Pulang Basamo selama ini dikenal sebagai agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh para perantau Minangkabau. Selain membantu meringankan beban biaya mudik, program ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menjaga tradisi pulang kampung menjelang bulan suci Ramadhan.

Baca Juga  Waspada Potensi Hujan Deras di Wilayah Ini, Sumbar Aman!

Andre Rosiade berharap pelaksanaan Pulang Basamo 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat perantau Minangkabau yang ingin kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. (rdr)