PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) khusus untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Sumatera Barat. Rakor berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa (13/1), dan dihadiri kepala daerah dari wilayah terdampak, termasuk Wali Kota Pariaman, Yota Balad.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat. Fokus utama ditujukan pada perbaikan jalan, jembatan, listrik, dan pasokan air yang rusak akibat banjir dan tanah longsor.
“Memang we have to start from the problem. Kita harus melihat dari peta. Semakin akurat pemetaan permasalahan, semakin baik strategi yang bisa kita susun. Sebanyak 16 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar terdampak bencana. Namun, hasil rapat serta pemantauan melalui dasbor kebencanaan dan koordinasi intensif menunjukkan bahwa pemerintahan kabupaten/kota di Sumbar secara umum telah kembali berjalan,” ujar Tito Karnavian.
Mendagri juga menekankan pentingnya penyampaian detail titik kerusakan, terutama dalam Rencana Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Penanganan Pasca-bencana (R3P).
“Kita ingin detail titiknya disampaikan, sehingga nanti bisa diteruskan ke kementerian terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kesehatan, dan kementerian lainnya, agar semua bisa bergerak secara simultan,” katanya. (rdr/rudi)





