AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, memperoleh gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (Dr. H.C.) dari Asean University International (AUI) Malaysia atas dedikasi dan kontribusinya di bidang politik dan hukum pada tingkat pemerintahan daerah.
Prosesi wisuda dilaksanakan secara virtual dan diikuti dari Aula Gedung C Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Solok, Minggu (11/1/2026).
Penganugerahan gelar kehormatan tersebut merupakan bentuk apresiasi AUI Malaysia terhadap kiprah Bupati Solok dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berlandaskan hukum, memperkuat demokrasi lokal, serta mendorong kebijakan publik yang berorientasi pada pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pihak universitas menyampaikan bahwa gelar kehormatan diberikan setelah melalui proses penilaian mendalam yang melibatkan pertimbangan akademik serta rekam jejak pengabdian dan kepemimpinan.
Prosesi wisuda virtual berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, unsur Forkopimda Kabupaten Solok, anggota DPRD Kabupaten Solok, Sekretaris Daerah Medison, S.Sos., M.Si, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Solok, pejabat di lingkungan Setda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Paradigma Kepemimpinan Kolaboratif dan Inovatif dalam Pemerintahan yang Melayani Menuju Masyarakat Madani Nan Sejahtera.”
Ia menjelaskan bahwa paradigma kepemimpinan saat ini menempatkan pemimpin bukan sebagai pusat kekuasaan, melainkan sebagai arsitek ekosistem yang membangun ruang dialog, mengorkestrasi kepentingan, dan menyatukan energi kolektif pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta komunitas lokal.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pemimpin yang inovatif harus memastikan kolaborasi tersebut melahirkan terobosan kebijakan, inovasi layanan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Paradigma kepemimpinan kolaboratif dan inovatif ini terartikulasi dalam visi RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2025–2029, yakni Terwujudnya Pemerintahan yang Melayani Menuju Masyarakat Madani Nan Sejahtera. Paradigma ini sejalan dengan semangat pelayanan publik modern yang menempatkan negara sebagai pelayan warga, bukan penguasa warga,” ujar Bupati.
Ia juga memaparkan empat misi pembangunan daerah yang mencerminkan paradigma tersebut, yakni mewujudkan Smart Government yang berintegritas, meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing global, memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis adat dan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi dan sumber daya nagari.
Usai menyampaikan orasi ilmiah, Bupati Jon Firman Pandu mengungkapkan rasa syukur atas penganugerahan gelar kehormatan tersebut serta menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak.
“Gelar dan penghargaan ini bukan untuk pribadi saya semata, tetapi juga untuk masyarakat Kabupaten Solok yang selama ini mendukung berbagai program pembangunan daerah. Penganugerahan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat komitmen pembangunan,” ujarnya.
Dengan penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa tersebut, diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. (rdr)





