AGAM

26 Korban Bencana Hidrometeorologi Agam Dimakamkan di TPU Sungai Jariang

0
×

26 Korban Bencana Hidrometeorologi Agam Dimakamkan di TPU Sungai Jariang

Sebarkan artikel ini
Proses pemakaman 10 jenazah korban banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam di TPU Sungai Jariang, Kamis (11/10). Dok ANTARA/Yusrizal

AGAM, RADARSUMBAR.COM – Dinas Sosial Kabupaten Agam mencatat sebanyak 26 korban bencana hidrometeorologi melanda daerah itu dimakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung.

“16 jenazah korban dimakamkan secara massal dan 10 jasad korban dimakamkan secara mandiri,” kata Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi di Lubuk Basung, Sabtu.

Ia mengatakan pemakaman massal dilakukan sebanyak dua kali. Pemakaman massal pertama untuk 10 jenazah dilakukan pada 11 Desember 2025.

Baca Juga  Enam Korban Banjir Bandang Palembayan Dimakamkan Massal di TPU Sungai Jariang

Setelah itu pemakaman massal kedua untuk enam jenazah pada 7 Januari 2026. “Untuk 10 korban lainnya pemakaman secara bertahap, ada satu dan dua korban dimakamkan,” katanya.

Ia menambahkan dari 26 jenazah korban yang dimakamkan di TPU Sungai Jariang tersebut, sebanyak 21 jasad kondisi utuh dan lima body part atau bagian tubuh.

Di tempat pemakaman umum Kota Padang, juga ada 17 jenazah korban asal Agam dimakamkan secara massal. “Jenazah yang telah dimakamkan, sudah ada sebagian yang teridentifikasi” katanya.

Baca Juga  Pemkab Agam Bangun Ratusan Hunian Sementara untuk Korban Bencana

Ia mengakui pemakaman umum milik Pemkab Agam dengan luas sekitar 1,5 hektare yang berada sekitar 5-8 kilometer dari pusat pemerintahan.

Pemakaman umum tersebut dibuka semenjak beberapa tahun yang lalu dan saat COVID-19 melanda daerah itu, ada jenazah korban terpapar COVID-19 dimakamkan di lokasi tersebut.

“Sudah ada puluhan makam di lokasi ini,” katanya. (rdr/ant)