PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V menyiapkan 50 unit alat berat untuk mempercepat normalisasi sungai akibat pendangkalan pascabencana di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
“BWS Sumatera V telah menyiapkan 50 unit alat berat untuk mendukung kegiatan normalisasi sungai di wilayah terdampak,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Rabu.
Mahyeldi meminta BWS Sumatera V bergerak cepat melakukan normalisasi sungai guna mengantisipasi potensi banjir susulan. Langkah tersebut dinilai penting mengingat sejumlah aliran sungai mengalami pendangkalan akibat tumpukan material saat bencana yang terjadi pada November dan Desember 2025.
“Saya berharap BWS Sumatera V segera membersihkan material kayu serta melakukan pengerukan di sepanjang aliran sungai terdampak agar risiko banjir susulan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Mahyeldi menyebut masih banyak material kayu yang tersangkut di aliran sungai. Selain itu, pendangkalan sungai dinilai rawan menyebabkan meluapnya debit air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Mantan Wali Kota Padang itu mengatakan, sejumlah sungai yang perlu segera dinormalisasi antara lain Sungai Batang Kuranji, Sungai Lubuk Minturun, serta Sungai Tabing Banda Gadang di Kecamatan Nanggalo.
“Di aliran Sungai Batang Kuranji masih terdapat material kayu dan tingkat pendangkalannya cukup mengkhawatirkan. Penanganannya perlu diprioritaskan karena berada di kawasan permukiman padat,” tegas Mahyeldi.
Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menyampaikan material kayu yang terbawa arus banjir bandang dan mengendap di permukiman, lahan pertanian, maupun bantaran sungai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sepanjang tidak melanggar ketentuan yang berlaku.
“Saya minta camat, lurah, dan wali nagari berkoordinasi dengan masyarakat terkait pemanfaatan material kayu yang terbawa arus. Harapannya, selain sungai kembali bersih, manfaatnya juga dapat dirasakan oleh warga terdampak,” katanya. (rdr/ant)

















