PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatera Barat, meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera membangun cekdam untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan di sejumlah aliran sungai.
“Kita berharap BWS secepatnya turun membangun cekdam agar dapat mengalihkan arus sungai sekaligus memperbaiki tata kelola aliran sungai,” kata Wali Kota Padang Fadly Amran di Padang, Senin.
Ia menilai pembangunan cekdam dan perbaikan tata kelola sungai bersifat mendesak, terutama di kawasan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap dilanda banjir susulan.
Pada kesempatan yang sama, Fadly juga mengimbau warga terdampak agar bersedia sementara waktu pindah ke hunian sementara (huntara) yang telah disiapkan Pemko Padang.
Ia mengakui masih ada sebagian warga yang enggan direlokasi dan memilih bertahan di lokasi rawan bencana. Faktor jarak serta ikatan dengan tanah kelahiran menjadi alasan utama warga enggan meninggalkan kawasan tersebut.
“Imbauan dari kami, untuk sementara warga merelokasi diri dulu ke tempat yang sudah disiapkan dan lebih aman,” ujarnya.
Di sisi lain, Fadly mengapresiasi warga yang telah berinisiatif merelokasi diri ke lokasi aman setelah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).
Selain itu, ia juga telah menginstruksikan camat di wilayah terdampak untuk melakukan validasi dan pendataan ulang terhadap kepala keluarga yang belum terdata. Pemerintah pusat, kata dia, telah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan sewa tempat tinggal, makan dan minum, serta kebutuhan dasar lainnya bagi warga terdampak banjir. (rdr/ant)

















