LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat perkiraan kerugian akibat bencana hidrometeorologi mencapai Rp6,5 triliun. Kerugian tersebut berasal dari kerusakan rumah warga, fasilitas umum, pendidikan, pertanian, peternakan, serta infrastruktur lainnya.
“Total kerugian diperkirakan Rp6,5 triliun dan ini berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Senin, saat rapat koordinasi dan evaluasi penanganan tanggap darurat bencana di aula utama kantor bupati setempat.
Ia menjelaskan, bencana tersebut mengakibatkan 1.729 rumah rusak berat, hanyut, atau berada dalam kondisi terancam. Selain itu, tercatat 27 unit tempat ibadah dan 121 unit fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.
Kerusakan juga terjadi pada 40 unit jembatan, serta lahan pertanian, jalan, perkantoran, dan sektor peternakan yang turut terdampak.
“Seluruh data kerusakan masih dalam tahap verifikasi dan validasi lapangan oleh tim teknis terkait,” ujar Rahmat.
Ia menambahkan, rangkaian bencana alam yang melanda Kabupaten Agam menimbulkan dampak signifikan, baik dari sisi kemanusiaan maupun kerusakan infrastruktur.
Bencana banjir bandang, tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung yang terjadi pada akhir November 2025 mengakibatkan 165 orang meninggal dunia, dengan sebaran terbanyak di Kecamatan Palembayan sebanyak 136 orang. Selain itu, tercatat 3.246 jiwa terpaksa mengungsi.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam menegaskan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, termasuk sektor pendidikan, pemenuhan logistik, dan infrastruktur dasar.
Pemkab Agam juga tengah mempersiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) di lima kecamatan terdampak, yakni Palembayan, Ampek Koto, Malalak, Palupuh, dan Tanjung Raya.
Untuk mempercepat pembersihan material bencana dan membuka kembali akses wilayah, BPBD Agam mengusulkan kebutuhan 63 unit alat berat, terdiri atas ekskavator dan truk jungkit (dump truck). (rdr/ant)
















