PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Saudah (68) di Kabupaten Pasaman.
“Saya minta penegak hukum bergerak cepat menangkap para pelaku tanpa pandang bulu,” kata Vasko di sela pertemuannya dengan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Kota Padang, Senin.
Vasko menegaskan, kasus penganiayaan terhadap perempuan lansia tersebut tidak dapat ditoleransi karena menyasar warga yang tidak berdaya. Ia meminta aparat penegak hukum segera memproses pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pada kesempatan yang sama, Vasko juga meminta Kapolres Pasaman menindaklanjuti kasus tersebut hingga para pelaku berhasil ditangkap. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi.
“Pokoknya tidak ada cerita, siapa pun backing-nya, tangkap. Ini terlalu kurang ajar,” tegasnya.
Kasus penganiayaan itu terjadi di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, pada Kamis (1/1). Warga menemukan korban dalam kondisi luka lebam di wajah dengan kedua mata membiru yang diduga akibat tindak kekerasan. Saudah kini masih menjalani perawatan medis.
Dalam keterangannya, Saudah menyebutkan bahwa dirinya tidak berniat melarang aktivitas di lokasi kejadian, melainkan hanya meminta agar kegiatan tersebut dihentikan pada siang hari. Namun, saat menyorotkan senter ke arah beberapa orang di lokasi, ia diduga menjadi korban penganiayaan hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Warga kemudian menemukan Saudah dalam kondisi terluka dan segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah orang yang disebut kerap beraktivitas di sekitar area sungai. (rdr/ant)

















