JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Berkendara di musim hujan membutuhkan fokus ekstra karena risiko genangan air yang kadang tidak terlihat jelas, yang dapat menyebabkan aquaplaning.
Dalam keterangan resmi yang dirilis Minggu, Astra Infra menjelaskan bahwa aquaplaning terjadi ketika ban kendaraan kehilangan daya cengkeram akibat genangan air di jalan. Risiko ini meningkat saat hujan deras melanda.
Untuk meminimalisasi risiko, pengemudi disarankan untuk:
- Mengurangi kecepatan
- Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain
- Menghindari manuver mendadak
- Memastikan kondisi ban dan tekanan angin sesuai standar
Selain itu, Astra Infra juga melakukan langkah preventif terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti menyiapkan fungsi saluran drainase, re-sloping pada lereng, serta menyiagakan perlengkapan penanganan banjir, termasuk pompa, alat berat, dan sandbag.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, khususnya saat cuaca ekstrem yang memengaruhi visibilitas dan kondisi jalan. Astra Infra telah menyiapkan berbagai fasilitas keselamatan untuk mendukung kelancaran perjalanan arus balik dengan nyaman,” ujar Rinaldi, Chief Technical Officer Astra Infra Group.
Memasuki puncak arus balik Natal dan Tahun Baru, volume lalu lintas diprediksi meningkat. Astra Infra menyampaikan imbauan keselamatan melalui Variable Message Sign (VMS), signage di berbagai titik tol, serta warning light dan lampu strobo untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari.
Pengemudi yang merasa lelah disarankan tidak berhenti di bahu jalan, tetapi segera memanfaatkan rest area terdekat demi keselamatan bersama. (rdr/ant)





