BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) kembali gagal membawa pulang ke poin usai menelan kekalahan lagi di dua tur Jawa yang mereka lakoni di BRI Super League 2025/26.
Pada laga pekan ke-16 menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Minggu (4/1/2026), tim Kabau Sirah takluk dengan skor tipis 1-0. Gol tersebut diciptakan lewat penalti oleh Ze Valente.
Sejak awal pertandingan, tim tamu Semen Padang FC memang terlihat tidak berani mengambil resiko. Mereka bermain aman dengan skema open play dan sesekali melakukan serangan cepat ke pertahanan PSIM.
Begitu juga dengan tuan rumah PSIM. Bahkan, mereka sempat mengancam gawang Arthur Augusto saat laga berjalan sekitar 4 menit melalui sepakan Ze Valente, tapi masih lemah dan berhasil diamankan Arthur.
Kabau Sirah pun juga memberikan perlawanan sengit dengan serangan cepat dari sisi sayap melalui Irsyad Maulana dan Firman Juliansyah. Namun, serangan mereka masih belum membahayakan.
Hingga pertengahan babak pertama, kedua tim masih tampak saling serang. Namun, penguasaan bola dominan terlihat dilakukan oleh tuan rumah.
Bukan tanpa perlawanan, lini tengah Semen Padang FC pun sempat membuat PSIM kewalahan. Hanya saja, penyelesaian akhir masih sangat kurang bagi kedua tim.
Sampai peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim masih belum mengkonversi peluang yang ada menjadi gol. Babak pertama selesai dengan skor kacamata.
Di babak kedua, tuan rumah kembali menunjukkan dominasinya dengan menguasai lapangan tengah dan membuat Semen Padang FC tak mampu mengembangkan permainan mereka.
Benar saja, petaka itu pun datang di menit ke-64. Berawal dari tendangan sudut yang dilakukan oleh Ze Valente, wasit asal Malaysia yang memimpin pertandingan menunjuk titik putih karena ada insiden yang terjadi sebelum tendangan dilakukan.
Wasit memberikan hadiah penalti untuk PSIM, lantaran melihat Ricky Ariansyah sempat terlibat insiden dengan Nermin Haljeta yang membuatnya tersungkur. Tidak ada cek VAR karena inaktif.
Valente yang mendapatkan kepercayaan melakukan sepakan ke sisi kiri Arthur Augusto. Bola yang sempat terbaca itu meluncur kencang ke gawang tim Kabau Sirah. Gol, skor berubah 1-0.
Unggul satu gol, tak membuat serangan yang dilakukan oleh PSIM kendor. Mereka terus melakukan tekanan ke lini pertahanan Semen Padang FC, tapi belum mampu menambah pundi gol.
Sementara. tim tamu asuhan Dejan Antonic ini masih terus berusaha membalas gol dengan skema serangan balik cepat, namun tak membuahkan hasil. Pertandingan berakhir, Semen Padang FC takluk lagi.
Hasil ini membuat tim Kabau Sirah masih tertahan di zona degradasi BRI Super League pada peringkat ke-16 dengan raihan 10 poin dari tiga kali menang, sekali seri dan 12 kekalahan. (rdr)

















