AGAM, RADARSUMBAR.COM – Sebanyak empat unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material banjir bandang yang menimbun badan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung–Bukittinggi, tepatnya di Muaro Pisang, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (3/1/2026).
Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar mengatakan, empat alat berat tersebut terdiri dari dua unit excavator dan dua unit loader.
“Dua excavator digunakan untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun Sungai Muaro Pisang, sementara dua loader membersihkan material yang menutupi badan jalan,” kata Muzakar di Lubuk Basung, Sabtu.
Ia menjelaskan, Sungai Muaro Pisang sebelumnya tertimbun material longsor pada Rabu (31/12/2025) malam sehingga aliran sungai tersumbat dan berbelok ke arah Simpang Pasar Maninjau.
Kondisi tersebut memicu banjir bandang yang membawa lumpur dan batu hingga menimbun badan jalan sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian mencapai satu meter.
“Material yang menimbun sungai sudah dibersihkan dan saat ini aliran air kembali normal ke Sungai Muaro Pisang,” ujarnya.
Sementara itu, alat berat jenis loader difokuskan untuk membersihkan material lumpur dan bebatuan di badan jalan provinsi Lubuk Basung–Bukittinggi. Pembersihan ditargetkan rampung dalam beberapa jam ke depan agar akses lalu lintas kembali normal.
Ia mengakui, jalan provinsi tersebut tidak dapat dilalui kendaraan sejak Rabu (31/12/2025) malam hingga Sabtu (3/1/3036) akibat material longsor yang terus turun.
“Pembersihan sempat terkendala karena material tanah berbatu terus turun meskipun tidak hujan, akibat sungai yang sebelumnya tersumbat,” katanya. (rdr/ant)

















