“Jadi, kita harus mengeruk sedimen sungai kemudian membuat cekdam. Jika tidak maka kondisinya akan berlarut-larut seperti ini,” ujarnya.
Ia mengatakan pengerukan dan pembuatan cekdam tergolong mendesak dan vital. Apalagi, satu-satunya jalan utama di Batu Busuak, Kecamatan Pauh sudah terputus sepanjang 15 meter akibat tergerus aliran sungai.
Saat ini kondisi sungai di Batu Busuak sudah mengalami pendangkalan dan melebar ke sisi kanan maupun kiri hingga menyebabkan akses utama roda dua dan empat putus total.
Oleh karena itu, normalisasi sungai tergolong mendesak guna mencegah kerugian atau dampak terburuk di kemudian hari. “Jadi solusinya datangkan alat berat sebanyak-banyak,” ujarnya. (rdr/ant)















