PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyebut normalisasi menjadi kunci utama dalam memitigasi atau mencegah meluapnya debit air sungai yang bisa berimbas pada banjir berulang di kota tersebut.
“Yang kita butuhkan adalah alat berat untuk menormalisasi sungai. Jika tidak, maka kondisinya akan seperti ini terus,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton di Kota Padang, Jumat (2/1/2026).
Hal tersebut disampaikan Hendri Zulviton terkait terputusnya akses utama di daerah Batu Busuak, Kecamatan Pauh sepanjang 15 meter akibat diterjang arus sungai Batang Kuranji.
Hendri mengatakan pengerukan sedimen sungai dinilai krusial pascabanjir bandang atau galodo yang terjadi di akhir November 2025.
Sebab, meskipun sejumlah alat berat sudah dikerahkan, namun belum sepenuhnya bisa mengatasi kerusakan aliran sungai yang terjadi.















