PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengevakuasi total 11 warga yang terjebak banjir akibat hujan dan angin kencang berintensitas tinggi yang melanda Kota Padang sejak dini hari, Jumat (2/1/2026).
Evakuasi dilakukan di dua titik lokasi berbeda di kawasan Jalan DPR, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan genangan banjir cukup tinggi hingga mengisolasi permukiman warga.
“Sejak pagi hingga sore hari, hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir di beberapa titik. BPBD langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak,” ujar Hendri Zulviton.
Lokasi pertama berada di Jalan DPR Ujung Gang Babussalam 1 RT 04 RW 08 dengan evakuasi dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB.
Di lokasi ini, tiga warga berhasil dievakuasi menggunakan perahu karet, yakni Syafrizal (56), Neneng Sumarni (47), dan seorang anak bernama Muhammad Gibran (9). Ketiganya kemudian dibawa oleh pihak keluarga ke Taruko 1 untuk mengungsi.
Sementara itu, evakuasi kedua dilakukan pada pukul 15.30 WIB di Jalan DPR Ujung Gang Babussalam 6 RT 04 RW 08. Di lokasi ini, BPBD mengevakuasi delapan warga yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, yakni Afrizal (54), Nelmawati (52), Syamsul (30), Reni (32), serta empat anak masing-masing Fadlan (5), Aurel (3), Nisa (7), dan Rehan (13). Seluruh korban dievakuasi ke tempat yang lebih aman di Masjid Al Manar.
Hendri menjelaskan, proses evakuasi dilakukan oleh anggota TRC PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kepala Pelaksana dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, dengan menggunakan perahu karet.
“Alhamdulillah, seluruh warga yang dievakuasi dalam kondisi selamat. Saat ini mereka berada di lokasi aman, dan kami terus melakukan pemantauan di lapangan,” katanya.
Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kota Padang turut didukung oleh Ketua DPRD Kota Padang, Sekretaris Daerah Kota Padang, Camat dan Lurah setempat, BKO Satpol PP, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta masyarakat
Hingga saat ini, kerugian akibat banjir tersebut masih belum dapat diperkirakan. BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi. (rdr)







