“Pendekatan humanis dan kolaboratif menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Kami menempatkan rasa keadilan dan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolda, Irjen Pol. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA
Ia menambahkan, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumbar sepanjang 2025 berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Upaya pencegahan dan penegakan hukum yang profesional mampu menekan angka kriminalitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Di bidang lalu lintas, Kapolda mencatat adanya tren positif, ditandai dengan penurunan jumlah kecelakaan dari 3.360 kasus menjadi 3.109 kasus atau turun sekitar 10 persen.
Disertai penurunan signifikan jumlah korban meninggal dunia serta korban luka berat dan ringan. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.
Selain itu, Kapolda menegaskan komitmen Polda Sumbar dalam menjaga integritas internal melalui penegakan disiplin yang tegas, pemberantasan narkoba secara komprehensif, penindakan judi online dan kejahatan ekonomi, serta penanganan pertambangan ilegal dengan pendekatan penegakan hukum yang diiringi penataan regulasi dan kepastian hukum.
“Seluruh masukan dari berbagai elemen masyarakat menjadi bahan penting bagi kami. Penanganan persoalan keamanan, lingkungan, dan pangan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kolaborasi lintas sektor, berbasis data, mitigasi risiko, dan peningkatan kesadaran publik,” tegasnya.
Kapolda menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Sumatera Barat yang aman, tangguh menghadapi bencana, berketahanan pangan, dan berkelanjutan. (rdr/adpsb/bud)















