Khusus di Sumatera Barat, ia mengungkapkan BNPB sejak awal telah berkoordinasi dengan Gubernur setempat untuk membahas berbagai langkah yang harus dipenuhi guna meminimalkan dampak bencana.
Pada kesempatan tersebut, Rustian juga menyampaikan bahwa bencana di tiga provinsi itu telah menelan korban jiwa lebih dari 1.000 orang, dengan sejumlah korban masih belum ditemukan. Di Sumatera Barat, pemerintah bersama keluarga korban telah mengikhlaskan untuk tidak melanjutkan proses pencarian dan evakuasi.
Ke depan, selain fokus pada pemulihan, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para penyintas banjir bandang dan tanah longsor di wilayah terdampak. BNPB juga mengapresiasi kinerja pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam penanganan bencana.
“Dari 15 kabupaten dan kota yang terdampak bencana, 13 di antaranya telah menetapkan status tanggap darurat, dan alhamdulillah 12 daerah sudah masuk masa transisi darurat,” kata Rustian. (rdr/ant)















