Wakil Bupati H. Candra menyampaikan bahwa pergantian tahun menjadi momentum muhasabah. Sesuai arahan Gubernur Sumbar, perayaan tahun baru diisi dengan dzikir dan kajian keagamaan, bukan hiburan. Ia juga mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama dengan status Gunung Talang yang saat ini waspada.
“Kegiatan dzikir dan muhasabah ini diharapkan dapat menjauhkan Kabupaten Solok dari bencana, sekaligus meningkatkan kualitas ibadah dan amal saleh masyarakat,” kata Wabup Candra. (rdr)

















