Peristiwa banjir bandang kali ini dipicu longsor tebing jalan di Kelok 25, Jorong Kuo Tigo Koto, Nagari Matua Mudik, Kecamatan Matur, pada Rabu (31/12) malam. Longsoran tersebut menutup aliran sungai dan menyebabkan air mencari jalur baru ke arah Simpang Maninjau sambil membawa material lumpur dan bebatuan.
Akibatnya, banjir bandang merusak sejumlah bangunan serta menimbun badan jalan provinsi penghubung Lubukbasung–Bukittinggi sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian material mencapai satu meter, sehingga akses jalan terputus total.
“Alat berat sudah mulai diturunkan untuk membersihkan material longsor dan banjir pada Jumat (2/1) pagi,” kata Abdul Ghafur.
Berdasarkan pantauan terakhir, dari Kelok 9 hingga Kelok 25, tidak ditemukan lagi material longsor yang menutup aliran Sungai Muaro Pisang. (rdr/ant)















