LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat jumlah pengungsi akibat banjir bandang di Muaro Pisang, Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, bertambah menjadi 428 orang.
“Sebelumnya jumlah pengungsi tercatat 314 orang, kini meningkat menjadi 428 orang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, di Lubukbasung, Jumat.
Ia menjelaskan, pengungsi berasal dari 160 kepala keluarga, meningkat dari sebelumnya sekitar 100 kepala keluarga. Para pengungsi sementara menempati mushala, rumah kerabat, serta sejumlah fasilitas pemerintahan, setelah rumah mereka rusak dan berada di zona merah di sepanjang Sungai Muaro Pisang.
Menurut Abdul Ghafur, banjir bandang tersebut mengakibatkan empat unit rumah, tiga unit warung, dan dua unit penginapan mengalami rusak berat.
Ia mengakui banjir bandang kerap melanda kawasan Pasar Maninjau akibat meluapnya Sungai Muaro Pisang, terutama saat terjadi longsor di wilayah hulu.















