Lokasi penemuan jasad diketahui merupakan kawasan terdampak banjir bandang yang terjadi pada Kamis (27/11) lalu.
Sebelumnya, tim gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, relawan, dan unsur terkait telah melakukan pencarian korban. Operasi pencarian resmi dihentikan pada Senin (22/12) atas persetujuan pihak keluarga korban.
Banjir bandang di Kecamatan Palembayan terjadi akibat curah hujan tinggi. Peristiwa tersebut menyebabkan 136 orang meninggal dunia yang tersebar di Nagari Salareh Aia, Salareh Aia Timur, dan Tigo Koto Silungkang.
Selain itu, sebanyak 32 warga dilaporkan hilang dan ratusan rumah mengalami kerusakan. (rdr/ant)













