“Dua hari yang lalu sudah kami salurkan dananya,” kata Suharyanto.
Selain hunian terpusat, BNPB juga melayani hunian sementara mandiri, yakni pembangunan tempat tinggal sementara secara terpencar di lokasi warga terdampak yang rumahnya rusak berat namun tidak ingin masuk ke titik hunian terpusat.
“Ini pun kami layani, dan sudah mulai dibangun,” ujarnya.
Sementara itu, untuk kebutuhan infrastruktur seperti jembatan gantung, Suharyanto memastikan seluruh pembiayaan dilakukan oleh pemerintah melalui BNPB dengan mekanisme pelaksanaan terlebih dahulu, kemudian diaudit oleh BPKP sebelum ditagihkan melalui Kementerian Keuangan.
“Sejauh ini sudah berjalan dan tidak ada masalah,” ujarnya.
BNPB memastikan penanganan hunian sementara dan hunian tetap terus berjalan seiring proses pendataan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait. (rdr/bakomri)

















