Dalam penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kemensos terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Saat ini, Kemensos mengoperasikan 42 dapur umum di sejumlah lokasi terdampak bencana. Dapur umum tersebut dikelola bersama dinas sosial daerah dan dapur umum mandiri masyarakat, dengan kapasitas produksi ratusan ribu porsi makanan setiap hari.
“Kita menyajikan lebih dari 400 ribu porsi per hari dan ini akan terus dilakukan hingga waktu yang ditentukan,” kata Gus Ipul.
Ia menambahkan, layanan dapur umum akan berlanjut hingga fase peralihan ke hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Pada tahap tersebut, Kemensos telah menyiapkan berbagai intervensi pascakedaruratan, termasuk bantuan isian rumah, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan pembelian lauk-pauk bagi keluarga terdampak. (rdr/ant)

















