LIGA 1

Terancam Kehilangan Rui Rampa Tiga Bulan, Semen Padang FC harus Cari Opsi Bek Lain

4
×

Terancam Kehilangan Rui Rampa Tiga Bulan, Semen Padang FC harus Cari Opsi Bek Lain

Sebarkan artikel ini
Bek anyar Semen Padang FC Rui Rampa berusaha menganggu pergerakan pemain depan PSM. (dok. Ileague)
Bek anyar Semen Padang FC Rui Rampa berusaha menganggu pergerakan pemain depan PSM. (dok. Ileague)

BOLA, RADARSUMBAR.COM – Nasib kurang beruntung menimpa tim kebanggan urang awak Semen Padang FC (SPFC) di penghujung tahun 2025.

Selain menelan kekalahan telak 1-5 dari tuan rumah Madura United pada laga akhir pekan lalu, Kabau Sirah juga dipastikan kehilangan bek andalannya, Rui Rampa, akibat cedera mendadak jelang pertandingan.

Advertisement

Pelatih Kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic, memperkirakan bek asal Portugal tersebut harus menepi cukup lama.

Rui Rampa yang telah tampil dalam 14 pertandingan musim ini dan menyumbangkan satu gol mengalami cedera pada bagian kuku kaki yang mengharuskannya absen selama dua hingga tiga bulan ke depan.

Absennya Rui Rampa yang selama ini menjadi tandem utama Angelo Meneses di jantung pertahanan membuat Dejan Antonic harus memutar otak.

Dia kini mulai menyiapkan skema alternatif jelang laga tandang menghadapi tim promosi PSIM Yogyakarta pada 4 Januari 2026 mendatang.

“Rui cedera patah di bagian kukunya. Kemungkinan dia tidak bisa bermain dua sampai tiga bulan ke depan. Ini kerugian besar bagi kami, tapi kami harus tetap berusaha bangkit keluar dari zona degradasi,” ujar Dejan, Minggu (28/12/2025).

Pelatih asal Serbia itu menegaskan, target Semen Padang FC pada laga di Yogyakarta adalah mencuri poin demi memperbaiki posisi di klasemen sementara Super League 2025/2026.

“Penting bagi kami untuk setidaknya bisa mendapatkan satu poin, atau kalau memungkinkan tiga poin,” katanya.

Dejan Antonic juga meminta seluruh pemain segera bangkit dan fokus menghadapi putaran kedua kompetisi.

Dia berharap persiapan matang, baik dari sisi taktik maupun kebugaran pemain, bisa menjadi modal penting Kabau Sirah untuk keluar dari zona merah.

“Kami tidak punya waktu untuk berduka dengan kondisi ini. Kami tahu semua kecewa, tapi besok kami harus berangkat ke Jogja dengan persiapan permainan dan kondisi pemain yang prima,” tutupnya. (rdr)