KABUPATEN SOLOK

300 Warga Terdampak Bencana di Kabupaten Solok Terima Dana Tunggu Hunian

1
×

300 Warga Terdampak Bencana di Kabupaten Solok Terima Dana Tunggu Hunian

Sebarkan artikel ini
Bupati Solok menyerahkan bantuan dana tunggu hunian kepada salah seorang korban bencana. (Foto: Diskominfo Kabupaten Solok)

AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Bupati Solok Jon Firman Pandu menyerahkan secara simbolis Bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok. Penyerahan bantuan dilakukan di Koto Baru, Kecamatan Kubung, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko BNPB Uldrekh, pimpinan BRI Cabang Solok Fajar Masruri, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dan undangan lainnya.

Advertisement

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul mengatakan jumlah penerima bantuan DTH di Kabupaten Solok mencapai 300 orang. Bantuan diberikan kepada warga terdampak bencana yang rumahnya hilang atau mengalami kerusakan berat akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.

“Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 ribu per hari atau Rp600 ribu per bulan yang disalurkan selama enam bulan. Bantuan ini bersumber dari pemerintah pusat dan disalurkan melalui BRI Cabang Solok,” kata Khairul.

Dalam sambutannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan penyaluran Dana Tunggu Hunian merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat terdampak bencana.

“Ini adalah wujud kehadiran dan kesungguhan pemerintah dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah hadir bersama-sama untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok dipicu oleh curah hujan tinggi dan dampak siklon tropis yang melanda wilayah Sumatera.

“Di penghujung tahun ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus hadir untuk rakyat. Negara tidak tinggal diam menghadapi musibah,” kata Jon Firman Pandu.

Selain itu, ia meminta dukungan berkelanjutan dari BNPB, terutama terkait penyediaan peralatan dan bantuan lain guna mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok. Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar memastikan keakuratan dan sinkronisasi data, khususnya dalam penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

“Kita pastikan seluruh data benar-benar jelas dan valid. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Bupati Solok juga menyampaikan apresiasi kepada BRI Cabang Solok atas perannya dalam menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian kepada masyarakat terdampak.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan kepada tiga penerima, yakni Rasain dan Sakirman, warga Nagari Padang Belimbing, serta Hari Mulya Rasyid, warga Nagari Muaro Pingai.

Melalui bantuan Dana Tunggu Hunian tersebut, pemerintah berharap kebutuhan tempat tinggal sementara masyarakat korban bencana dapat terpenuhi selama masa pemulihan. (rdr)