BERITA

BNPB Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Kurangi Intensitas Hujan di Aceh, Sumbar, dan Sumut

0
×

BNPB Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Kurangi Intensitas Hujan di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi modifikasi cuaca. (dok. istimewa)
Ilustrasi modifikasi cuaca. (dok. istimewa)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai operasi modifikasi cuaca (OMC) efektif menekan intensitas curah hujan di Aceh, Sumatera Barat, serta Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, selama hampir satu bulan pelaksanaan OMC, intensitas hujan di tiga provinsi yang terdampak banjir dan longsor menunjukkan penurunan signifikan.

Advertisement

“Jumlah hari tanpa hujan dalam sebulan terakhir tercatat lebih banyak dibandingkan hari dengan hujan,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers di Media Center Tanggap Darurat Bencana yang diikuti dari Jakarta, Kamis.

Meski demikian, hujan berintensitas tinggi masih terjadi di sejumlah titik dan sempat memicu banjir susulan, salah satunya di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Baca Juga  Kim Jong Un Muncul Rayakan Hari Pemuda, Postur Badannya jadi Perhatian

BNPB menilai kondisi tersebut masih berpotensi terjadi mengingat cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera saat ini sangat dinamis dan berada pada fase puncak musim hujan.

Abdul memastikan tim gabungan dari BNPB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI akan terus melakukan upaya pengendalian hujan melalui skema operasi modifikasi cuaca.

“Berdasarkan informasi hingga hari ini, tidak terdapat tambahan korban maupun dampak baru di luar kejadian banjir dan longsor yang terjadi sekitar satu bulan lalu,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama pemerintah daerah, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam penanganan serta pemulihan pascabencana.

Data Pusat Pengendalian Operasi BNPB hingga Kamis sore mencatat, bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menyebabkan 489.864 jiwa mengungsi di sejumlah titik pengungsian.

Baca Juga  Polisi Tangkap Pencuri Besi dan Kabel Depo Pertamina Bungus, Dua Lagi Buron

Jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.135 orang, bertambah enam orang dari data sebelumnya. Sementara korban hilang dalam pencarian berjumlah 173 orang, berkurang satu orang.

Rinciannya, di Aceh tercatat 503 orang meninggal dunia, 31 orang masih dalam pencarian, dan 466.667 orang mengungsi. Di Sumatera Utara, korban meninggal dunia mencapai 371 orang, 70 orang hilang, dan 13.262 orang mengungsi. Adapun di Sumatera Barat, korban meninggal dunia sebanyak 261 orang, 62 orang hilang, dan 9.935 orang mengungsi. (rdr/ant)