BERITA

BNPB Pastikan RS Pemerintah di Wilayah Terdampak Bencana Sudah Beroperasi Kembali

0
×

BNPB Pastikan RS Pemerintah di Wilayah Terdampak Bencana Sudah Beroperasi Kembali

Sebarkan artikel ini
Keadaan di ruang informasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang masih dipenuhi lumpur setinggi 50 cm pasca banjir hingga melumpuhkan pelayan medis di RS milik pemda Aceh Tamiang tersebut, Selasa (9/12/2025) (ANTARA/Dede Harison)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh rumah sakit (RS) pemerintah di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah kembali beroperasi pascabencana banjir dan longsor.

Advertisement

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta, Selasa, mengatakan penguatan layanan kesehatan juga dilakukan dengan penambahan tenaga medis.

“Dari sisi pelayanan kesehatan, seluruh rumah sakit pemerintah di Aceh telah beroperasi,” ujarnya.

Berdasarkan data BNPB, terdapat 23 RS pemerintah di Aceh dan seluruhnya sudah beroperasi. Namun, RSUD Aceh Tamiang masih dalam proses pembersihan material sisa banjir, terutama di ruang rawat inap lantai satu. Pembersihan dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, dan relawan, disertai perbaikan serta penggantian alat kesehatan yang terdampak.

Selain rumah sakit, di Aceh tercatat 288 puskesmas telah beroperasi, sementara 19 puskesmas masih belum berfungsi dan 30 puskesmas masuk kategori rusak berat.

Di Sumatera Utara, sebanyak 35 RS pemerintah seluruhnya telah beroperasi. Adapun 325 puskesmas berfungsi normal, dengan 36 puskesmas sempat mengalami kerusakan berat.

Sementara itu, di Sumatera Barat, seluruh 29 RS pemerintah juga telah beroperasi. Dari 233 puskesmas, semuanya berfungsi, meski dua puskesmas sebelumnya sempat masuk kategori rusak berat.

Abdul menambahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara rutin mengirimkan alat kesehatan, obat-obatan, logistik medis, serta tenaga kesehatan ke wilayah terdampak untuk memastikan layanan kesehatan darurat tetap berjalan.

“Kemenkes telah mengirimkan tambahan tenaga kesehatan, terutama ke wilayah dengan akses darat yang masih terbatas,” katanya.

BNPB juga mengapresiasi peran relawan dan organisasi masyarakat yang turut membuka layanan kesehatan gratis serta layanan psikososial bagi warga terdampak bencana di Sumatera. (rdr/ant)