BERITA

Kemkomdigi Siapkan Mudikpedia Nataru, Pantau Lalu Lintas hingga Tarif Tol

0
×

Kemkomdigi Siapkan Mudikpedia Nataru, Pantau Lalu Lintas hingga Tarif Tol

Sebarkan artikel ini
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang hadir langsung dalam Panen Raya Ikan Nila di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Cipancur Cimahi Farm Feed, Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/10/2025). (dok. Komdigi)
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (dok. Komdigi)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meluncurkan kanal informasi terpadu Mudikpedia Nataru untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) agar lebih aman, lancar, dan terukur.

Kanal digital yang dapat diakses melalui s.id/MudikpediaNataru ini menyajikan berbagai informasi resmi dan terkini dalam satu platform, mulai dari pantauan lalu lintas, rekayasa jalan, tarif tol, hingga nomor darurat.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan Mudikpedia Nataru merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan rasa aman dan kepastian informasi di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

“Akurasi informasi adalah kunci keselamatan. Kami menyadari pergerakan lebih dari 119,5 juta orang bukan perkara sepele. Ini tantangan logistik dan komunikasi publik yang sangat besar,” ujar Meutya di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, sekitar 119,50 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan melalui jalur darat, laut, dan udara selama periode Nataru.

Meutya menegaskan Mudikpedia Nataru dirancang untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses informasi yang sama, akurat, dan real-time, sekaligus meminimalkan risiko hoaks di tengah padatnya arus lalu lintas.

“Mudikpedia adalah ‘kompas digital’ agar liburan tetap nyaman dan berkesan. Informasi langsung ada di genggaman masyarakat,” katanya.

Menurut Meutya, lonjakan jumlah pemudik tahun ini dipengaruhi antusiasme masyarakat serta kondisi ekonomi yang relatif stabil. Oleh karena itu, panduan digital menjadi penting agar pemudik dapat menentukan waktu perjalanan yang tepat dan menghindari titik-titik rawan kemacetan.

“Pemudik bisa memantau lalu lintas, mengecek tarif tol, hingga melihat peta kuliner untuk beristirahat. Perjalanan bukan hanya soal sampai tujuan, tapi juga menikmati prosesnya dengan aman,” ujarnya.

Mudikpedia Nataru dilengkapi berbagai fitur, antara lain nomor darurat dan layanan bantuan, pantauan lalu lintas dan rekayasa jalan, informasi tarif tol dan SPKLU, peta kuliner dan destinasi wisata, serta informasi kesiapan infrastruktur dan moda transportasi.

Selain mendukung kelancaran perjalanan, platform ini juga diharapkan mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui promosi kuliner dan destinasi wisata daerah.

“Kami mengimbau masyarakat mengecek Mudikpedia Nataru sebelum memulai perjalanan. Persiapan yang matang adalah separuh dari keselamatan,” kata Meutya.

Kanal Mudikpedia Nataru akan diperbarui secara berkala, termasuk untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di akhir tahun, guna memastikan libur Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan minim insiden. (rdr)