PADANG, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) resmi mengontrak gelandang bertahan Boubakary Diarra untuk memperkuat tim pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Kepastian tersebut diumumkan pada Jumat (19/11/2025), setelah sebelumnya nama pemain eks PSIS Semarang itu santer dikaitkan dengan Kabau Sirah.
Boubakary Diarra menjadi pemain asing terbaru yang bergabung dengan Semen Padang FC, menyusul Ravy Tsuoka, eks Timnas Kongo, serta Kianz Froese, gelandang serang eks Timnas Kanada.
Kehadiran Diarra diharapkan mampu memperkuat lini tengah Kabau Sirah dalam upaya keluar dari zona degradasi.
Sebelumnya, kepindahan Boubakary Diarra ke Semen Padang FC sempat diungkap oleh pakar transfer Indonesia dan Asia Tenggara, Rohimat Juantofo, melalui media sosial.
“Boubakary Diarra yang pernah memperkuat PSIS Semarang menuju Semen Padang,” tulis Rohimat Juantofo dalam unggahan Instagram, Selasa (16/12/2025).
Boubakary Diarra merupakan pemain berkebangsaan Prancis yang kini berusia 32 tahun dan berposisi sebagai gelandang bertahan.
Ia juga pernah menjadi bagian dari Timnas Mali U-20. Sosoknya bukan nama asing bagi pencinta sepak bola nasional karena dua musim membela PSIS Semarang.
Pada musim 2023–2024, Diarra tampil dalam 32 pertandingan bersama PSIS dan mencetak dua gol. Sementara pada musim 2024–2025, ia mencatatkan 25 penampilan.
Selama berseragam PSIS, Diarra dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan visi permainan yang baik serta kontribusi penting di lini tengah.
Kontraknya di PSIS Semarang tidak diperpanjang hingga akhirnya ia bergabung dengan Sliema Wanderers, klub Super League Malta, pada 5 Agustus 2025.
Bersama klub tersebut pada musim 2025–2026, Diarra tampil dalam delapan pertandingan. Namun, statusnya kemudian tanpa klub sejak 27 November 2025, sebelum akhirnya resmi dikontrak Semen Padang FC untuk putaran kedua BRI Super League.
Sementara itu, manajemen Semen Padang FC sebelumnya telah mewacanakan akan mendatangkan lima pemain asing pada bursa transfer putaran kedua. Hal tersebut disampaikan Penasihat tim, Andre Rosiade, dalam podcast di Capt Hamka.
Kelima pemain asing tersebut direncanakan berposisi sebagai striker, dua gelandang, satu bek tengah, dan satu bek kanan.
Untuk satu gelandang dan satu bek kanan telah terisi dengan kehadiran Kianz Froese dan Ravy Tsuoka, sementara satu slot gelandang kini diperkuat oleh Boubakary Diarra.
“Saya sudah melihat videonya, semuanya ajib-ajib. Saya yakin Semen Padang akan mampu keluar dari zona degradasi, dengan selisih poin yang sedikit,” ujar Andre.
Direksi Semen Padang FC juga telah melakukan perombakan di jajaran manajemen, pelatih, dan pemain. Untuk sektor manajemen dan pelatih, perubahan telah dilakukan dengan kedatangan Dejan Antonic serta struktur manajemen yang baru.
Sementara itu, proses perombakan pemain masih terus berjalan hingga pendaftaran pemain ditutup. Bursa transfer putaran kedua BRI Super League dijadwalkan akan dibuka pada awal Januari 2026.
Selain mendatangkan pemain asing, Semen Padang FC juga telah memantau pemain lokal, salah satunya Waskito Chandra yang berposisi sebagai striker.
Hingga kini belum ada keputusan resmi apakah pemain tersebut akan dikontrak atau masih menjalani masa trial. (rdr)






