BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Bukittinggi berlangsung sukses. Kabupaten Limapuluh Kota kembali keluar sebagai juara umum, sementara tuan rumah Bukittinggi finis di posisi ketiga.
Posisi kedua diraih Kota Padang. Capaian ini menjadi peningkatan signifikan bagi Bukittinggi yang pada MTQ Ke-40 di Solok Selatan hanya berada di peringkat ketujuh.
“Alhamdulillah, hasil ini luar biasa di tengah berbagai keterbatasan. Pada MTQ sebelumnya, Bukittinggi berada di posisi ketujuh,” ujar Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Kamis (18/12).
Ramlan menegaskan, prestasi MTQ harus dibarengi dengan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
“Yang terpenting adalah implementasi nilai-nilai Al-Qur’an. Syiar agama ini harus ditularkan di tengah masyarakat,” katanya.
Secara keseluruhan, MTQ Ke-41 berlangsung lancar dan khidmat sejak pembukaan pada Sabtu (13/12) hingga penutupan. Acara penutupan yang dipusatkan di Lapangan Wirabraja dimeriahkan oleh penyanyi religi Hadad Alwi.
Sebanyak 1.091 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat ambil bagian dalam MTQ ini. Mereka berlaga pada 12 cabang dengan 60 golongan, yang dinilai oleh 163 dewan hakim.
Ramlan juga mengapresiasi seluruh kafilah yang mengikuti MTQ Ke-41.
“Saya bangga kepada seluruh kafilah, tidak ada yang absen. Selamat kepada Kabupaten Limapuluh Kota. Pada penutupan ini juga digalang dana kebencanaan Sumbar,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi menegaskan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ikhtiar membangun kualitas manusia.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pondasi moral, etika, dan arah pembangunan, agar Sumatera Barat tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga spiritual,” katanya. (rdr/ant)





