BERITA

OTT KPK di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Ikut Diamankan

0
×

OTT KPK di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Ikut Diamankan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. (Foto: Pemkab Bekasi)

BEKASI, RADARSUMBAR.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menangkap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Advertisement

Benar, salah satunya,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Budi menjelaskan, Ade Kuswara saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.

“Masih dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi tengah melakukan serangkaian OTT di Bekasi. Hingga pukul 21.00 WIB, penyidik telah mengamankan sepuluh orang dari operasi tersebut.

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum sepuluh orang yang diamankan, termasuk Ade Kuswara.

OTT di Bekasi ini menambah daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang 2025. Sebelumnya, KPK menggelar OTT pada Maret 2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, dengan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Pada Juni 2025, KPK melakukan OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Selanjutnya, pada 7–8 Agustus 2025, KPK menggelar OTT di Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

OTT berikutnya dilakukan di Jakarta pada 13 Agustus 2025 terkait dugaan suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan. Pada 20 Agustus 2025, KPK kembali melakukan OTT terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.

KPK juga menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam OTT pada 3 November 2025 terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Selanjutnya, pada 7 November 2025, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ditangkap terkait dugaan suap pengurusan jabatan dan proyek di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Pada 9–10 Desember 2025, KPK menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terkait dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi. Terakhir, pada 17–18 Desember 2025, KPK melakukan OTT di Tangerang dan menangkap seorang jaksa, dua pengacara, serta enam pihak swasta, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp900 juta. (rdr/ant)