SUMBAR

DPP IKM Salurkan Bantuan Rp537 Juta untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar

1
×

DPP IKM Salurkan Bantuan Rp537 Juta untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Sekjen DPP IKM Braditi Moulevey menyerahkan bantuan Rp537 juta untuk korban bencana di Sumbar. (dok. istimewa)
Sekjen DPP IKM Braditi Moulevey menyerahkan bantuan Rp537 juta untuk korban bencana di Sumbar. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) bergerak cepat merespons bencana banjir bandang di Sumatera Barat dengan menyalurkan bantuan tahap pertama senilai sekitar Rp537 juta.

Penyaluran dilakukan langsung di lapangan pada Jumat (12/12/2025), dipimpin Sekretaris Jenderal DPP IKM, Braditi Moulevey Rajo Mudo, atas arahan Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade.

Moulevey menyebutkan, penggalangan bantuan tahap kedua masih berjalan dan hampir mencapai Rp500 juta. Bantuan tahap pertama difokuskan pada kebutuhan mendesak pascabencana, seperti gerobak, air bersih, pompa air, perlengkapan pembersihan, serta sekitar 1 ton beras.

DPP IKM juga menyalurkan pakaian layak pakai, popok bayi, dan alat kesehatan ke RSUP M Djamil Padang, dengan total pengiriman hampir 10 truk dari berbagai daerah perantauan.

Distribusi bantuan dilakukan ke sejumlah wilayah terdampak di Sumbar, antara lain Agam, Solok, Pesisir Selatan, Pariaman, Tanah Datar, dan Limapuluh Kota.

Di Kota Padang sendiri, bantuan lebih dari Rp100 juta disalurkan ke Pasar Baru Pauh, Guo Kuranji, dan Batu Busuak. Selain bantuan logistik, DPP IKM juga menyiapkan program trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana.

DPP IKM juga memantau dampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Di Aceh, tercatat 5.805 kepala keluarga dari berbagai DPW dan DPD IKM terdampak banjir dan longsor, dengan kebutuhan mendesak berupa bahan pangan, perlengkapan kebersihan, hingga sarana komunikasi.

DPP IKM berencana melakukan kunjungan ke Aceh pekan depan untuk menentukan bantuan lanjutan yang paling dibutuhkan.

Moulevey menegaskan seluruh bantuan tahap pertama disalurkan langsung kepada warga terdampak dan berharap solidaritas para perantau Minang ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan pascabencana. (rdr)