KABUPATEN SOLOK

WFI Salurkan Bantuan ke 2.000 Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Solok

0
×

WFI Salurkan Bantuan ke 2.000 Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Solok

Sebarkan artikel ini
WFI menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana di Kabupaten Solok. (Foto: Diskominfo Kabupaten Solok)

AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Aksi kepedulian bagi warga terdampak banjir dan galodo di Kabupaten Solok kembali mengalir. Wanita Filantropi Indonesia (WFI), komunitas perempuan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, menyalurkan bantuan untuk warga Nagari Muaro Pingai dan Nagari Paninggahan. Bantuan ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia aktif berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat, tidak sekadar aktivitas arisan.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir (Mak Poni), yang juga menjadi tuan rumah penyambutan rombongan WFI. Turut hadir Wakil Bupati Solok Candra, Dandim 0309/Solok Letkol Kav Sapta Raharja, Wali Nagari Muaro Pingai Dodi Hermen, serta Kepala Rombongan WFI Uni Jesmawati Tanjung.

Bantuan tahap pertama disalurkan ke Nagari Muaro Pingai, dilanjutkan ke Nagari Paninggahan. Kedua wilayah terdampak parah dan sempat terisolasi akibat ambruknya jalan provinsi diterjang banjir.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Ivoni Munir menyampaikan apresiasi kepada WFI dan para donator.

“Terima kasih kami ucapkan kepada WFI. Semoga bantuan ini diterima dengan baik oleh warga kita dan membawa manfaat bagi Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Solok yang tengah berduka akibat bencana,” ucap Mak Poni.

Wakil Bupati Solok, Candra, juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian WFI.

“Bantuan ini sangat berarti bagi lebih dari 2.000 warga terdampak. Semoga menjadi inspirasi bagi organisasi dan donatur lain,” ujar Candra.

Wabup Candra menjelaskan, sembilan kecamatan dan 16 nagari terdampak bencana, empat nagari sempat terisolasi akibat putusnya jalan dan jembatan. Selama empat hari, bantuan untuk Nagari Muaro Pingai dan Paninggahan hanya bisa dikirim melalui jalur Danau Singkarak.

Pendiri WFI, Uni Jesmawati Tanjung, menegaskan misi kemanusiaan menjadi komitmen utama organisasi.

“Ketika bencana melanda Sumatera, kami spontan mengumpulkan dana untuk membantu. Apa yang kami berikan hari ini mungkin tidak besar, tapi datang dari keikhlasan. Semoga bermanfaat,” katanya.

Secara simbolis, Jesmawati menyerahkan bantuan kepada Wakil Bupati dan Ketua DPRD sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke Paninggahan. (rdr)