AGAM

Pemkab Agam Dirikan Empat Pos Kesehatan untuk Korban Banjir dan Longsor

0
×

Pemkab Agam Dirikan Empat Pos Kesehatan untuk Korban Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Relawan dan mahasiswa melintasi jalan Sungai Landia, Kabupaten Agam yang bertahap sudah bisa diakses setelah selama tujuh hari terisolasi karena banjir bandang dan tanah longsor. ANTARA/Al Fatah.

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendirikan empat posko kesehatan di lokasi terdampak bencana hidrometeorologi untuk memberikan pelayanan medis bagi warga korban banjir bandang dan tanah longsor.

Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian, mengatakan pos kesehatan didirikan di Koto Alam, Palembayan, Maninjau, dan Toboh Malalak, dan sudah beroperasi sejak beberapa hari terakhir.

“Empat pos kesehatan ini dilengkapi tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga farmasi, dan administrasi,” ujar Hendri, Minggu.

Pos kesehatan melayani pemeriksaan dan pemberian obat sesuai penyakit yang diderita warga terdampak. Penyakit yang paling banyak ditemui adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, dan infeksi kulit.

Bagi pasien yang memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan lebih lanjut, pos kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Lubuk Basung. Hal ini penting karena sejumlah fasilitas kesehatan pratama terdampak banjir, sehingga listrik padam dan layanan administrasi, termasuk surat rujukan, tidak dapat dikeluarkan.

Banjir bandang, tanah longsor, dan banjir di Agam melanda akibat curah hujan tinggi pada akhir November 2025. Data terakhir mencatat 180 korban meninggal dunia, 78 hilang, 13 dirawat, dan 10.167 orang mengungsi. (rdr/ant)