PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memastikan seluruh bantuan dari donatur untuk penanganan bencana hidrometeorologi tidak menumpuk di posko, melainkan langsung disalurkan kepada warga terdampak.
“Kami pastikan seluruh bantuan tidak menumpuk di posko. Bantuan dalam bentuk sembako langsung diserahkan ke warga,” ujar Wali Kota Padang Fadly Amran di Padang, Minggu.
Fadly menyebut Pemkot Padang setiap hari mendistribusikan bantuan dari berbagai sumber, termasuk dari posko bantuan utama Palanta, rumah dinas Wali Kota, ke kecamatan-kecamatan terdampak bencana. Hal ini dilakukan agar bantuan yang terus berdatangan segera sampai ke tangan penyintas banjir bandang.
“Terima kasih kepada seluruh donatur atas bantuan yang sudah diberikan,” tambahnya.
Pada Minggu pagi, sebanyak 1.205 kilogram beras disalurkan ke posko-posko di Kecamatan Koto Tangah, kemudian diteruskan kepada warga terdampak.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan setiap bantuan dari masyarakat, lembaga pemerintah, dan swasta yang masuk ke posko utama langsung didistribusikan ke posko kecamatan dan kelurahan, sehingga warga terdampak dapat segera memanfaatkan bantuan.
“Pendistribusian ini diharapkan bisa cepat sampai ke tangan warga terdampak bencana,” katanya.
Lebih rinci, selain 12 ton lebih beras, disalurkan juga 17 item kebutuhan pangan dan sandang lainnya. Pemkot bergerak cepat menyalurkan bantuan yang masuk ke posko utama agar merata ke seluruh wilayah Kota Padang.
Berdasarkan data BPBD Kota Padang, korban terdampak bencana tersebar di lima kecamatan, yakni Koto Tangah, Pauh, Lubuk Kilangan, Nanggalo, dan Kuranji. (rdr/ant)






