BERITA

Tinggalkan Daerah Saat Bencana, Bupati Aceh Selatan Disentil Prabowo dan Dicopot dari Gerindra

0
×

Tinggalkan Daerah Saat Bencana, Bupati Aceh Selatan Disentil Prabowo dan Dicopot dari Gerindra

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Selatan bersama istri. (Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung sikap Bupati Aceh Selatan Mirwan M.S., yang memilih menjalankan ibadah umrah saat wilayahnya tengah dilanda banjir bandang dan longsor.

Pernyataan itu disampaikan Presiden saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Posko Terpadu Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Minggu malam.

Pada awal rapat, Prabowo sempat mengapresiasi para bupati Aceh yang hadir. “Terima kasih kepada bupati-bupati, kalian yang terus berjuang untuk rakyat. Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan,” ujarnya sebagaimana disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Namun dengan nada bercanda yang disertai penegasan, Prabowo mengkritik keras kepala daerah yang meninggalkan daerah saat terjadi bencana.

“Kalau yang mau lari, lari aja, enggak apa-apa. Copot langsung. Mendagri bisa ya diproses ini?” tanya Prabowo kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Presiden, yang memiliki latar belakang militer, menyamakan tindakan tersebut dengan desersi, yakni meninggalkan prajurit dalam keadaan bahaya. Ia kemudian menoleh kepada Menteri Luar Negeri Sugiono, yang juga Sekjen DPP Partai Gerindra.

“Dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah, itu namanya desersi. Waduh, itu enggak bisa itu. Saya enggak mau tanya partai mana. Udah kau pecat?” kata Prabowo.

Sebelumnya, Mirwan M.S. disebut menyatakan tidak sanggup menangani bencana yang menimpa tiga provinsi—Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Namun pada 2 Desember 2025, Mirwan berangkat umrah bersama istrinya, memicu kritik publik karena daerahnya masih berada dalam masa tanggap darurat.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga menegaskan bahwa ia tidak pernah mengeluarkan izin bagi Mirwan untuk bepergian saat krisis itu.

Setelah polemik tersebut, DPP Partai Gerindra memberhentikan Mirwan M.S. dari posisi Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Sekjen Gerindra Sugiono menyampaikan keputusan tersebut usai menerima laporan terkait tindakan sang bupati.

“Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinannya,” ujar Sugiono. (rdr/ant)