AGAM

Kerusakan Rumah Ibadah di Agam Tembus Rp1,58 Miliar Akibat Bencana

0
×

Kerusakan Rumah Ibadah di Agam Tembus Rp1,58 Miliar Akibat Bencana

Sebarkan artikel ini
Personel Polri sedang mencari korban yang hilang dampak banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Dok ANTARA/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat sebanyak 11 masjid dan mushalla di daerah tersebut mengalami kerusakan akibat banjir bandang, tanah longsor, dan banjir yang melanda wilayah itu.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, Jumat, mengatakan belasan rumah ibadah itu tersebar di Kecamatan Tanjung Raya dua unit, Palembayan dua unit, Tanjung Mutiara dua unit, Matur satu unit, Malalak satu unit, dan Ampek Koto satu unit.

“Kerugian kerusakan mencapai Rp1,58 miliar. Data ini tercatat hingga Kamis (5/12) pukul 20.00 WIB,” ujarnya.

Kerugian terbesar tercatat pada Masjid Galapuang di Kecamatan Tanjung Raya sebesar Rp450 juta, disusul Masjid Syuhada Kayu Pasak Rp300 juta, Masjid Al Ihsan Labuhan Kecamatan Tanjung Raya Rp250 juta, dan Masjid Babusalam Bateh Tinggi Kecamatan Palembayan Rp200 juta.
Sementara kerusakan masjid dan mushalla lainnya berada di bawah Rp100 juta.

Rahmat menjelaskan, bencana yang melanda Agam juga mengakibatkan 171 orang meninggal dunia dan 85 lainnya masih dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan dari BPBD Agam, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan terus melakukan pencarian dengan menyisiri aliran Sungai Batang Nanggang yang sebelumnya meluap.

Jumlah warga yang mengungsi mencapai 11.624 orang, tersebar di delapan kecamatan. Para pengungsi ditampung di rumah keluarga, tempat ibadah, dan sejumlah lokasi yang disiapkan pemerintah.

Untuk memenuhi kebutuhan mereka, BPBD bersama pihak terkait telah mendirikan 26 dapur umum.
“Dapur umum ini untuk memastikan kebutuhan makan para pengungsi terpenuhi,” kata Rahmat.

Sementara itu, sebanyak 33 korban luka dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, yakni 30 orang di RSUD Lubuk Basung, dua orang di RSUP M. Djamil Padang, dan satu orang di RSUD M. Yamin Pariaman. (rdr/ant)