BERITA

Kementan Kirim 207 Truk Bantuan Logistik untuk Daerah Terdampak Bencana

0
×

Kementan Kirim 207 Truk Bantuan Logistik untuk Daerah Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman. (dok. Infopublik)
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman. (dok. Infopublik)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan sebanyak 207 truk logistik diberangkatkan untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Langkah ini merupakan wujud percepatan dukungan pemerintah dalam situasi darurat.

“Hari ini kita kirimkan bantuan senilai Rp34,8 miliar dalam bentuk barang, bukan uang, berupa beras, susu, sosis, mie instan, hingga air mineral,” kata Mentan saat melepas bantuan kemanusiaan di Jakarta, Kamis.

Bantuan tersebut merupakan donasi yang dihimpun dari seluruh jajaran Kementerian Pertanian, pengusaha mitra kementerian, hingga BUMN. Total dana bantuan yang terkumpul sebelumnya mencapai Rp75,85 miliar.

Ratusan truk tersebut memuat antara lain 25 ton beras, 35 ton minyak goreng, 38 ton gula pasir, 1.780 dos susu, serta 2.480 dus air mineral. Selain itu, terdapat sarden, teh, kopi, pakaian, pampers, telur, pembalut, perlengkapan ibadah dan mandi, selimut, serta obat-obatan.

Pengiriman logistik dilakukan melalui jalur laut menggunakan KRI Banda Aceh. Pembagian truk disesuaikan kebutuhan tiap daerah: 70 truk untuk Aceh, 70 truk untuk Sumatera Utara, dan 67 truk untuk Sumatera Barat. Amran menjelaskan, kapal dijadwalkan sandar pertama di Padang, Sumbar, kemudian ke Sibolga, Sumut, dan terakhir Aceh.

Mentan menyampaikan apresiasi kepada para mitra, pengusaha, BUMN, dan pegawai Kementerian Pertanian yang secara sukarela memberikan donasi sehingga terkumpul lebih dari Rp75 miliar untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Ia menegaskan, seluruh bantuan akan dikawal langsung tim Kementerian Pertanian di lapangan. Jajaran Bulog juga bekerja siang malam, bahkan tinggal di tenda untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

“Semua bantuan dikawal oleh Kementerian Pertanian. Ini amanah dari pegawai kami. Mereka menyumbang mulai Rp50.000, Rp200.000 per orang hingga total Rp10 miliar, dan ada perusahaan yang menyumbang mulai Rp1 juta hingga ratusan juta,” jelas Amran. (rdr/ant)