PADANGARO, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya memajukan sektor pendidikan sebagai fokus utama pembangunan daerah.
“Kalau kita ingin merubah satu bangsa, maka pendidikan harus menjadi fokus dan kualitasnya harus diutamakan,” kata Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, saat menyerahkan 950 setel pakaian sekolah gratis bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2025/2026 di Kecamatan Sangir Batang Hari, Rabu.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya sebatas infrastruktur, tetapi yang lebih penting adalah membangun kualitas sumber daya manusia.
Selama periode 2020–2024, Pemkab Solok Selatan telah menyalurkan 57.900 setel pakaian sekolah gratis untuk siswa baru. Untuk 2025, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 3,3 miliar untuk program serupa dengan rincian: TK/RA 7.712 stel, SD/MI 6.908 stel, dan SMP/MTS 6.400 stel.
“Pembagian seragam dilakukan setelah pendataan detail ukuran siswa, agar tidak terjadi ketidaksesuaian ukuran seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Yulian Efi menambahkan, meski kondisi ekonomi nasional sedang ketat, Pemkab Solok Selatan tetap menegaskan pendidikan sebagai prioritas utama.
“Baik di tahun 2025 maupun 2026 terjadi efisiensi anggaran cukup besar, namun pendidikan tetap menjadi fokus kami,” katanya.
Selain pakaian sekolah gratis, Pemkab Solok Selatan juga mengupayakan pendidikan gratis hingga tingkat SLTA melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Ia berharap seluruh program pendidikan tersebut dapat meningkatkan daya saing generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Anak-anak adalah pemimpin masa depan Solok Selatan dan tugas kita memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan pendidikan terbaik,” ujarnya. (rdr/ant)




