PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengerahkan sekitar 100 aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu membersihkan sejumlah titik yang terdampak banjir bandang di Kota Padang melalui aksi gotong royong.
“Melalui kegiatan ASN gotong royong, kami berupaya mempercepat pembersihan pascabencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, di Padang, Rabu.
Kegiatan gotong royong ini melibatkan 20 organisasi perangkat daerah (OPD), masing-masing mengirimkan lima ASN. Fokus pembersihan berada di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo.
Arry menjelaskan, pengerahan ASN tersebut merupakan upaya percepatan pemulihan lingkungan pascabencana. Pembersihan dilakukan bertahap dan ditargetkan tuntas di setiap titik sebelum bergeser ke lokasi berikutnya.
“Satu tempat kami tuntaskan terlebih dahulu. Setelah selesai, baru kami arahkan ke lokasi lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat terdampak masih menghadapi banyak kendala sehingga membutuhkan dukungan pemerintah untuk membersihkan material sisa banjir.
“Kita paham kondisi masyarakat. Rumah rusak, tempat tidur hilang, lantai penuh lumpur, akses jalan masih sulit. Mereka kewalahan sehingga upaya ini sangat membantu,” tuturnya.
Pemprov Sumbar menargetkan kegiatan gotong royong ASN akan berlanjut ke sejumlah titik lain di Kota Padang sebelum diperluas ke kabupaten dan kota lain yang turut terdampak banjir bandang.
“Hari ini kita garap satu lokasi, besok pindah ke tempat lain. Setelah kawasan Padang selesai, kita lanjutkan ke daerah lain sesuai skala prioritas,” kata Arry. (rdr/ant)






